Pages

Subscribe:

Selasa, 19 Juni 2012

Ritual Mesum Gunung Kemukus

Berita Aneh - Mungkin sudah banyak yang tahu tentang ritual mencari pesugihan semacam babi ngepet dll yang dilakukan orang di Gunung Kemukus. Parahnya lagi yang dilakukan adalah berhubungan seks dengan pasangan tidak sah.



Ritual jorok seperti bokep ini banyak juga dilakukan oleh orang-orang yang mencari jalan pintas untuk menjadi kaya, bahkan lebih pintas dari Bisnis Online hehe. Bagaimana sebenarnya ritual ini bisa menjadi semacam tata cara dan menjadi semacam tradisi yang sesat? Gunung Kemukus terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumber Lawang, Kabupaten Sragen, 30 km sebelah utara Kota Solo. Untuk mencapai daerah ini tidak terlalu sulit, dari Solo bisa naik bus jurusan Purwodadi dan turun di Belawan (di sebelah kiri jalan akan kita temukan pintu gerbang yang bertuliskan “Daerah Wisata Gunung Kemukus”) dari sini bisa naik ojek atau berjalan kaki menuju tempat penyeberangan dengan perahu. Perlu diketahui bahwa sejak penggenangan Waduk Kedung Ombo, Gunung Kemukus menjadi seperti sebuah "pulau" tetapi pada waktu musim kemarau air akan surut dan praktis kita tidak memerlukan lagi jasa penyeberangan.

Gunung Kemukus identik sebagai kawasan wisata seks karena di tempat ini orang bisa sesuka hati mengkonsumsi seks bebas dengan alasan untuk menjalani laku ritual ziarahnya, itulah syarat kalau mereka ingin kaya dan berhasil. Dalam suatu aturan yang tidak resmi diwajibkan bahwa setiap peziarah harus berziarah ke makam Pangeran Samudro sebanyak 7 kali yang biasanya dilakukan pada malam Jum’at Pon dan Jum’at Kliwon atau pada hari-hari dan bulan yang diyakhini baik, melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang bukan suami atau istrinya (mereka boleh membawa pasangannya sendiri atau mungkin bertemu di sana). Haduh-haduh... dari sini aja sudah kelihatan gak benernya.

Sejarah.
Nah mari kita ikuti sejarahnya meskipun masih ada yang menganggapnya hanya sebuah legenda rakyat daerah.
Dikisahkan tentang seorang Pangeran dari kerajaan Majapahit yang bernama Pangeran Samudro (ada yang menyebut bangsawan ini berasal dari Majapahit, ada pula yang menduga dari zaman Pajang), Pangeran Samudro ini jatuh cinta kepada ibunya sendiri (Dewi Ontrowulan). Ayahanda Pangeran Samudro yang mengetahui hubungan anak-ibu tersebut menjadi murka dan kemudian mengusir Pangeran Samudro.

Dalam kenestapaannya, Pangeran Samudro mencoba melupakan kesedihannya dengan melanglang buana, akhirnya ia sampai ke Gunung Kemukus. Tak lama kemudian sang ibunda menyusul anaknya ke Gunung Kemukus untuk melepaskan kerinduan. Wah ibu dan anak sama bejatnya nih!

Namun sial, sebelum sempat ibu dan anak ini melalukan hubungan intim, penduduk sekitar memergoki mereka berdua yang kemudian merajamnya secara beramai-ramai hingga keduanya meninggal dunia. Keduanya kemudian dikubur dalam satu liang lahat di gunung itu juga. Namun menurut cerita, sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir Pangeran Samudro sempat meninggalkan sebuah pesan yaitu kepada siapa saja yang dapat melanjutkan hubungan suami-istrinya yang tidak sempat terlaksana itu akan terkabul semua permintaannya.


Konon selengkapnya ia berujar demikian, "Baiklah aku menyerah, tapi dengarlah sumpahku. Siapa yang mau meniru perbuatanku , itulah yang menebus dosaku dan aku akan membantunya dalam bentuk apapun".
Yang jelas Anda jangan ikuti jejaknya ya, karena pasti akan mengalami akibat tragis seperti Pangeran Samudro yang bejat itu. Buktinya tempat itu menjadi bejat juga sampai sekarang, menjadi tempat operasi para wanita malam dengan alasan menjadi peziarah.
READ MORE - Ritual Mesum Gunung Kemukus

7 Dewa Perang Terkenal



| Jan 12, 2011 | Kategori Unik

1. Ares
Ares merupakan dewa perang dalam mitologi Yunani. Dalam mitologi Romawi ia dikenal dengan nama dewa Mars. Ia memiliki 2 pengawal yaitu Phobos dan Deimos. Nama Mars menjadi salah satu planet yang dekat bumi dan memiliki 2 bulan, yang dinamai sesuai nama pengawalnya: Phobos dan Deimos. Nama bulan Maret merupakan persembahan baginya.
Ares
2. Lucifer
Lucifer adalah dewa perang,dia telah memenangkan perang selama 100x pertempuran,dia sangat di hormati karena dia lahir dari inti cahaya matahari.suatu hari dia mengkhianati TUHAN karena ingin sama seperti TUHAN.
pada akhirnya dia tetap ga bisa menang lawan kebesaran TUHAN dan dijatuhkan dari surga n menjadi iblis yg merupakan musuh utama dari TUHAN. Lucifer adalah iblis yang rupawan dan ahli musik, termasuk dansa.
3. Thor
Dewa perang atau nama lainnya Thor. Merupakan gambaran dewa dengan senjata palu dan mengenakan sayap burung pada bagian kepalanya.
Thor
4. Tyr
Dewa perang bangsa Nordik, penguasa hari selasa (Tuesday berasal dr kata Tyr’s day)
Tyr
5. Huitzilopochtli
Huitzilopochtli adalah dewa nasional Aztek dan dia adalah Dewa Perang dan Dewa Matahari. Dia menuntut darah manusia. Di hari2 perayaan ibadah, korban2 dirobek dadanya dan direnggut jantungnya untuk dipersembahkan kepada sang Matahari (Huitzilopochtli) dan lalu dilemparkan ke dalam api. Tubuh korban lalu dilempar ke tangga kuil dan bergulir ke bawah, lalu dipotong-potong dan dimakan. Kulitnya digunakan sebagai baju perayaan agama.
Huitzilopochtli
6. Odin

Dalam Mitologi Nordik, Odin adalah pemimpin para Dewa. Namanya konon berasal dari kata “óðr” (baca: Odhr), yang berarti “perangsang”, “kemarahan”, dan “puisi”. Sebagai pemimpin para Dewa, ia memiliki banyak peran: Dewa kebijaksanaan, Dewa perang, Dewa pertempuran, dan Dewa kematian.
Odin
7. Guan Yu
Guan Yu adalah dewa perang dr cerita romance of three kingdom. ksatria gagah berani yg namanya diabadikan sbg simbol keberanian dan kemenangan. sampai2 golok nya pun menjadi legenda dan simbol keperkasaaan. seorang jenderal terkenal dari Zaman Tiga Negara. Guan Yu dikenal juga sebagai Kwan Kong, Guan Gong, atau Kwan Ie, dilahirkan di kabupaten Jie, wilayah Hedong. ia bernama lengkap Guan Yunchang atau Kwan Yintiang. Guan Yu merupakan jenderal utama Negara Shu Han. Guan Yu itu juga sering disebut Dewa Perang, meskipun memang pada kenyataanya dia adalah seorang Jendral Perang.

Dewa perang bagi orang indonesia

Gatotkaca
Gatotkaca adalah seorang tokoh dalam wiracarita Mahabharata yang dikenal sebagai putra Bimasena atau Wrekodara dari keluarga Pandawa. Ibunya yang bernama Hidimbi berasal dari bangsa rakshasa, sehingga ia pun dikisahkan memiliki kekuatan luar biasa. Dalam perang besar di Kurukshetra ia banyak menewaskan sekutu Korawa sebelum akhirnya gugur di tangan Karna. Di Indonesia, Gatotkaca menjadi tokoh pewayangan yang sangat populer. Misalnya dalam pewayangan Jawa ia dikenal dengan ejaan Gatutkaca . Kesaktiannya dikisahkan luar biasa, antara lain mampu terbang di angkasa tanpa menggunakan sayap, serta terkenal dengan julukan “otot kawat tulang besi”. gatotkaca adalah dewa perang dalam ajaran agama hindu.
READ MORE - 7 Dewa Perang Terkenal

Rupiah Aman di Bawah Rp9.400/USD


Widi Agustian - Okezone
Selasa, 19 Juni 2012 15:32 wib
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Nilai tukar rupiah bergerak menguat pada hari ini. Rupiah pun aman di bawah level Rp9.400 per USD.

Menurut yahoofinance, rupiah berada di level Rp9.385 per USD pada Selasa (19/6/2012). Kisaran perdagangan harian ada di Rp9.385-Rp9.480. Sementara menurut Bank Indonesia (BI), rupiah hari ini flat, sama seperti kemarin yang bertengger di Rp9.438 per USD.

Dalam risetnya, BNI Tresury Research menuturkan, menangnya partai probailout di Yunani menaikkan risk appetite pelaku pasar hingga ikut menyokong mata uang RI di tengah total kemenangan TD valas bertenor 7 dan 14 hari masing-masing senilai USD100 juta dan
USD400 juta.

Bahkan, melemahnya sinyal Greexit dari keanggotaanya di zona euro mengantarkan IHSG ditutup di zona positif. Dia menjelaskan, sebenarnya rupiah berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi.

Concern terhadap proses negosiasi Jerman terkait Greece’s bail-out memunculkan nuansa ketidakpastian pasar hingga berpeluang menopang safe-haven dolar. Situasi ini mengisyaratkan terbatasinya valuta Garuda di tengah belum usainya perhatian pasar terhadap
perlambatan ekonomi global.

Terlebih kondisi ekonomi Negeri Liberty diperkirakan masih suram. Walau, estimasi naiknya data-data sektor perumahan AS mensinyalkan bertahannya riskier assets. Sedangkan,
penyelenggaraan lelang Surat Utang Negara yang melibatkan lima seri SUN (dua seri SPN dan tiga seri FR) bertarget Rp5 triliun bakal memicu tambahan support positif buat rupiah yang pergerakannya senantiasa dikawal BI. (wdi)
READ MORE - Rupiah Aman di Bawah Rp9.400/USD

Sejarah Pohon Natal



| Dec 24, 2010 | Kategori Unik

BeritaUnik.net – Kebiasaan memasang pohon Natal sebagai dekorasi dimulai dari Jerman. Pemasangan pohon Natal yang umumnya dari pohon cemara, atau mengadaptasi bentuk pohon cemara, itu dimulai pada abad ke-16.
Saat penduduk Jerman menyebar ke berbagai wilayah termasuk Amerika, mereka pun kerap memasang cemara yang tergolong pohon evergreen untuk dekorasi Natal di dalam rumah. Dari catatan yang ada, orang Jerman di Pennsylvania Amerika Serikat memajang pohon Natal untuk pertama kalinya pada tahun 1830-an.
Pohon Natal bukanlah suatu keharusan di gereja maupun dirumah sebab ini hanya merupakan simbol agar kehidupan rohani kita selalu bertumbuh dan menjadi saksi yang indah bagi orang lain “evergreen”. Pohon Natal (cemara) ini juga melambangkan “hidup kekal”, sebab pada umumnya di musim salju hampir semua pohon rontok daunnya, kecuali pohon cemara selalu hijau daunnya.
Pemasangan pohon cemara, baik asli maupun yang terbuat dari plastik, di tengah kota atau di tempat-tempat umum pun menjadi pemandangan biasa menjelang Natal. Salah satu yang terbesar adalah pohon yang ada di RockefellerCenter di 5th Avenue New York Amerika Serikat.
Legenda
Ada beberapa legenda/cerita yang beredar di kalangan orang Kristen sendiri mengenai asal mula pohon natal.
Pengalaman “supranatural” Santo Bonifacius
Menurut sebuah legenda, ada seorang rohaniawan Inggris bernama Santo Bonifacius yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Perancis. Suatu hari dalam perjalanannya dia bertemu dengan sekelompok orang yang akan mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di sebuah pohon oak. Untuk menghentikan perbuatan jahat mereka, secara ajaib St. Boniface merobohkan pohon oak tersebut dengan pukulan tangannya. Setelah kejadian yang menakjubkan tersebut di tempat pohon oak yang roboh tumbuhlah sebuah pohon cemara.
Martin Luther dan pohon cemaranya
Cerita lain mengisahkan kejadian saat Martin Luther, tokoh Reformasi Gereja, sedang berjalan-jalan di hutan pada suatu malam. Terkesan dengan keindahan gemerlap jutaan bintang di angkasa yang sinarnya menembus cabang-cabang pohon cemara di hutan, Martin Luther menebang sebuah pohon cemara kecil dan membawanya pulang pada keluarganya di rumah. Untuk menciptakan gemerlap bintang seperti yang dilihatnya di hutan, Martin Luther memasang lilin-lilin pada tiap cabang pohon cemara tersebut.
Kontroversi
Terlepas dari kebenaran kisah-kisah di atas, hingga hari ini pemasangan Pohon Natal masih menimbulkan pro dan kontra di kalangan umat Kristen. Bagi orang-orang yang tidak berkenan dengan pohon Natal, mengisahkan bahwa pada zaman dahulu bangsa Romawi menggunakan pohon cemara untuk perayaan Saturnalia, mereka menghiasinya dengan hiasan-hiasan kecil dan topeng-topeng kecil, karena pada tgl 25 Desember ini adalah hari kelahiran dewa matahari, Mithras, yang asal mulanya dari Dewa Matahari Iran yang kemudian dipuja di Roma. Demikian pula hari Minggu adalah hari untuk menyembah dewa matahari sesuai dari arti kata Zondag, Sunday atau Sonntag. Perlu diketahui juga bahwa dewa-dewa matahari lainnya, seperti Osiris, dewa matahari orang Mesir, dilahirkan pada tanggal 27 Desember. Demikian pula Dewa matahari Horus dan Apollo lahir pada tanggal 28 Desember.
Maka dari itu ada aliran-aliran gereja tertentu yang mengharamkan tradisi pohon Natal, sebab mereka menganggap ini sebagai pemujaan dewa matahari. Pemasangan pohon itu dianggap sebagai bentuk penyembahan berhala. Reaksi penolakan itu bahkan awalnya sempat diwarnai keputusan pemerintah Jerman untuk mendenda siapa pun yang memasang pohon cemara sebagai pohon Natal.
Hal itu mulai berubah, saat gambar Ratu Victoria dari Inggris, Pangeran Albert dari Jerman, dan anak-anaknya dengan latar pohon cemara, diilustrasikan di London News. Karena sosok Victoria yang sangat populer, pemuatan gambar itu di media massa pun membuat pohon cemara menjadi pilihan lazim sebagai pohon Natal.
Tradisi
Setelah masyarakat AS mengikuti jejak Inggris menggunakan pohon cemara pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, industri pun semakin berkembang dan merambah ke berbagai negara. Termasuk industri berbagai hiasan pohon Natal seperti bola-bola yang digantung, pernak-pernik Santa Claus, tinsel (semacam tali berumbai yang dililitkan ke pohon), dan lainnya.
Karena penggunaan pohon cemara merupakan tradisi Eropa, ekspresi sukacita yang dilambangkan dengan berbagai dekorasi itu berbeda-beda di setiap negara. Indonesia dan Filipina menjadi negara yang sangat terpengaruh tradisi Eropa itu sampai akhirnya para umat Kristen membeli pohon buatan tapi yang penting berbentuk cemara.
Di Afrika Selatan keberadaan pohon Natal bukanlah sesuatu yang umum. Sementara masyarakat India, lebih memilih pohon mangga dan pohon pisang.
READ MORE - Sejarah Pohon Natal

Pertamina Pastikan Pembangunan Kilang di Atas Lahan Sendiri


Gina Nur Maftuhah - Okezone
Selasa, 19 Juni 2012 16:12 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA – PT Pertamina (persero) menegaskan, rencana pembangunan kilang bersama dengan investor akan dilaksanakan di atas lahan milik sendiri, sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan baru.

Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun menanggapi semakin maraknya praktik spekulasi lahan yang telah meresahkan dan mengganggu masyarakat, Harun menyebut, itu akibat ulah spekulan harga tanah di Tuban maupun Balongan hingga menjadi tidak rasional karena kenaikannya berkali-lipat.

“Kami ingin menyampaikan pesan yang jelas kepada masyarakat dan juga para spekulan bahwa Pertamina tidak ada rencana melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan kilang. Kami akan melaksanakan proyek pembangunan kilang di atas lahan yang saat ini pengelolaannya dilakukan oleh Pertamina sendiri,” kata Harun dalam siaran pers, Selasa (19/6/2012)

Berdasarkan informasi, tambah Harun, harga tanah yang dispekulasikan akan dijadikan lokasi pembangunan kilang naik dari Rp65 ribu per meter persegi menjadi Rp3,6 juta per meter persegi.

“Kami juga tegaskan pembangunan dua kilang baru tidak harus berada di Jawa Timur atau Jawa Barat seperti rencana sebelumnya dan yang pasti lahan yang digunakan adalah lahan milik Pertamina sendiri.”

Pertamina sangat berkepentingan untuk merealisasikan rencana proyek dua kilang dengan berkapasitas 300.000 barel per hari. Demi memuluskan rencana tersebut, Pertamina telah bekerjasama dengan Kuwait Petroleum Corporation dan Saudi Aramco Asia Company Limited.

“Pembangunan kedua kilang tersebut dalam rangka meningkatkan ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia akan impor BBM sehingga kami berkomitmen untuk merealisasikannya,” jelas Harun

Sebagai informasi, kapasitas produksi BBM dari kilang yang dioperasikan Pertamina mencapai 40,6 juta KL per tahun dengan tingkat konsumsi pada 2012 diperkirakan mencapai 57,1 juta KL.  Pada 2018, permintaan BBM nasional diproyeksikan akan mencapai 72,2 juta KL sehingga diperlukan penambahan kilang-kilang baru agar  Indonesia terhindar dari ketergantungan yang tinggi terhadap impor BBM.  (gna)



READ MORE - Pertamina Pastikan Pembangunan Kilang di Atas Lahan Sendiri